Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kitab Majalis Al Huda: Makna dua Kalimat Syahadat

 Ngaji Kitab Majalisul Huda 00


Dari Ibnu 'Umar رضي الله عنهما, ia berkata:

كَانَ النبيُّ صلى اللهُ عليهِ وسلَّمَ إِِذَا رَأَى الْهِلالَ قَالَ: "اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِاليُمْنِ وَالإِيمَانِ، وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللهُ" (رواهُ الترمذيُ وحسنَهُ)، 

وَرُويَ بِلفْظِ: "اللّٰهُ أكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ والإيمَانِ، والسَّلَامَةِ وَالإِسْلاَمِ، والتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا ويَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ". (رواه الدارميّ)

Maknanya:

"Rasûlullâh ﷺ ketika melihat hilal berucap (berdoa): Allâh Mahabesar ,ya Allâh masukkanlah bulan ini kepada kami dengan aman dan iman, dengan keselamatan dan Islâm serta taufîq kepada segala hal yang dicintai dan diridlai Tuhan kita, Tuhan kami dan tuhanmu adalah Allâh." (HR. ad-Dârimiyy)

Al Hafizh Ibnu Hajar menyebutkan dalam kitab Al Ishabah fi Tamyiz ash Shahabah sebuah riwayat dari Ibnu Wahb bahwa ia berkata:

كَانَ أَصْحَاب رَسُولُ اللّٰه ﷺ يَتعلمون الدعاء كما يتعلمون القرءان إذا دخل الشهر أو السنة:

Para sahabat Nabi mempelajari doa sebagaimana mereka mempelajari al-Qur'an, apabila *masuk bulan baru* atau *tahun baru* mereka membaca doa:

*اللّٰهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِاْلأَمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيْطَانِ وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمٰن*

Maknanya:

“Ya Allah, masukkanlah bulan baru ini atau tahun baru ini kepada kami dengan keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman, perlindungan dari syetan dan ridha dari Allah Yang Maha Rahmân.”

Ngaji Kitab Majalisul Huda 01

*Makna Dua Kalimat Syahadat*

يَجِبُ عَلَى كَافَّةِ الْمُكَلَّفِينَ الدُّخُولُ فِي دِينِ الإِسْلامِ وَالثُّبُوتُ فِيهِ عَلَى الدَّوَامِ وَالْتِزَامُ مَا لَزِمَ عَلَيْهِ مِنَ الأَحْكَامِ. فَمِمَّا يَجِبُ عِلْمُهُ وَاعْتِقَادُهُ مُطْلَقًا وَالنُّطْقُ بِهِ فِي الْحَالِ إِنْ كَانَ كَافِرًا وَإِلاَّ فَفِي الصَّلاةِ الشَّهَادَتَانِ وَهُمَا: أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

Wajib bagi semua mukallaf untuk memeluk agama islam, tetap meyakininya selamanya dan melaksanakan segala hukum yang diwajibkan kepadanya.

Diantara hal yang wajib diketahui, diyakini secara mutlak dan wajib diucapkan (dengan lidah) seketika jika memang mukallaf itu kafir, atau jika mukallaf tersebut bukan seorang kafir, maka wajib mengucapkannya dalam shalat adalah dua kalimat syahadat.

أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

Pertanyaan:

1. Apa itu mukallaf?

2. Siapa saja mukallaf itu?

2. Berapa kewajiban mukallaf?

Yang bisa jawab dapat hadiah. Bagi yang tidak bisa jawab, sebaiknya segera mengaji, berguru kepada guru yang tsiqoh. *Dengan bertalaqqi*. Kami tidak menyarankan hanya ngaji disini. Karena bertatap muka akan jauh bermakna daripada membaca sendiri. 

Tempat kami terbuka lebar bagi siapa saja yang mau mengaji. 

Posting Komentar untuk "Kitab Majalis Al Huda: Makna dua Kalimat Syahadat"